Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

ASTA ETIKA PUSTAKAWAN: MENJAGA INTEGRITAS DI ERA HAK CIPTA

Koleksi Infografis Edukasi Anak Koleksi Perpustakaan Daerah Kabupaten Bolmong Utara .   Dirancang dengan dukungan teknologi Artificial AI) di bawah kurasi pustakawan Asta Etika Pustakawan bukan sekadar delapan butir norma, melainkan kompas moral dalam menjalankan profesi secara bermartabat. Salah satu nilai penting yang sering luput disadari adalah penghormatan terhadap karya intelektual orang lain, sekecil apa pun bentuknya. Dalam praktik pembinaan perpustakaan—termasuk kepada perpustakaan binaan—pustakawan tidak dibenarkan membagikan, menggandakan, atau menyebarluaskan karya orang lain tanpa izin. Tindakan tersebut bukan hanya bertentangan dengan etika profesi, tetapi juga beririsan langsung dengan hak cipta yang kini semakin tegas diatur, termasuk dalam KUHP terbaru. Di era digital, niat baik sering kali terjebak pada jalan pintas: membagikan materi instan demi cepat, praktis, dan dianggap membantu. Padahal, tanpa disadari, hal itu dapat mencederai integritas pustakawan dan...

DARI PENJAGA RAK KE ARSITEK LITERASI : WAJAH BARU TENAGA PERPUSTAKAAN PASCA PERMENDIKDASMEN 21/2025

Selama bertahun-tahun, tenaga perpustakaan kerap dipersepsikan sekadar sebagai pengelola buku dan ruang baca. Namun, Permendikdasmen Nomor 21 Tahun 2025 menghadirkan perubahan mendasar: tenaga perpustakaan kini ditempatkan sebagai aktor strategis dalam ekosistem pembelajaran dan literasi . Regulasi ini menegaskan bahwa tenaga perpustakaan merupakan bagian dari Tenaga Kependidikan Selain Pendidik , dengan tugas utama mengelola perpustakaan sebagai pusat sumber belajar. Menariknya, regulasi baru ini tidak lagi menekankan kualifikasi akademik yang kaku , melainkan mengedepankan kompetensi berbasis performa : kepribadian, sosial, dan profesional. Pada aspek kepribadian , tenaga perpustakaan dituntut menjadi teladan literasi—berintegritas, reflektif, dan berorientasi pada mutu layanan. Artinya, perpustakaan tidak lagi netral dan pasif, tetapi aktif menumbuhkan rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan eksplorasi mandiri peserta didik. Dari sisi kompetensi sosial , tenaga perpustakaan didoro...