Langsung ke konten utama

INOVASI "DOKUMENTASI DAN PUBLIKASI P5 DI PERPUSTAKAAN SEKOLAH"

  Banyak kasus di sekolah di mana hasil karya / proyek siswa tidak didokumentasikan dan dipublikasikan secara efektif hal ini dapat menjadi masalah serius dalam konteks pendidikan. Idealnya Perpustakaan Sekolah membuat/ memiliki SOP yang jelas tentang bagaimana hasil karya/ proyek siswa akan didokumentasikan dan dipublikasikan. SOP Ini harus mencakup langkah-langkah tentang siapa yang bertanggung jawab untuk menyimpan dokumentasi, bagaimana dokumentasi tersebut akan diakses oleh siswa dan staf pendidik, serta bagaimana proses publikasi yang akan dilakukan.
Misalnya (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), Perpustakaan harus mengambil bagian untuk memberikan sosialisasi tentang pentingnya dokumentasi dan publikasi karya siswa/ P5 tersebut, Pengelola perpustakaan terdepan untuk melakukannya dokumentasi dan mempublikasikan, Pengelola perpustakaan/ pustakawan membantu mencegah kasus-kasus di mana hasil proyek hanya disimpan di meja guru. 

Pengelola perpustakaan berupaya memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan untuk mengelola dokumentasi dengan baik.: Mengintegrasikan teknologi dalam proses dokumentasi dan publikasi dapat menjadi solusi yang efektif. Misalnya, platform daring atau portal siswa dapat digunakan untuk menyimpan dan membagikan hasil proyek siswa secara mudah diakses oleh semua pihak yang berkepentingan. Perpustakaan Sekolah harus mempromosikan budaya berbagi dan kolaborasi di antara siswa dan staf pendidik. Ini dapat mendorong guru untuk lebih aktif mempublikasikan karya siswa dan memastikan bahwa informasi tersebut tersedia untuk diakses, baca/ dipelajari oleh siswa terutama siswa kelas bawah/ siswa baru tanpa harus selalu mengandalkan penjelasan dari guru tentang apa itu P5.

Jangan lupa Melakukan evaluasi dan peninjauan rutin terhadap proses dokumentasi dan publikasi karya siswa dapat membantu mengidentifikasi masalah atau kendala yang mungkin muncul. Dengan melakukan penyesuaian yang diperlukan, perpustakaan sekolah dapat memastikan bahwa hasil proyek siswa dapat diakses dengan mudah oleh semua siswa. sehingga Perpustakaan menjadi tempat yang favorit dan mendapat perhatian dari kepala sekolah untuk pengembangannya

Postingan populer dari blog ini

INOVASI & KEUNIKAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH. Oleh Yusron Humonggio, M.Pd

link terkait Inovasi, kreativitas & keunikan Perpustakaan Sekolah  merupakan kewajiban sebagaimana  tertuang dalam komponen 7 Instrumen Areditasi Perpustakaan.  Perpustakaan sekolah, sebagai jantung pendidikan, harus menjadi panggung kreativitas dan pengetahuan bagi siswa. Untuk menjadikan perpustakaan tidak hanya tempat penyimpanan buku, tetapi juga pusat kegiatan yang dinamis, inovasi dan keunikan menjadi elemen krusial. Mereka tidak hanya memberikan warna pada ruang fisik perpustakaan, tetapi juga memupuk semangat pembelajaran dan eksplorasi bagi setiap penggunanya.  Inovasi dalam perpustakaan sekolah membuka pintu menuju dunia baru pembelajaran. Dengan penerapan teknologi terkini, seperti sistem manajemen perpustakaan online dan sumber daya digital, siswa dapat mengakses pengetahuan dengan lebih efisien. Ini juga memungkinkan perpustakaan untuk menjadi tempat di mana ide-ide baru berkembang, memicu keingintahuan dan imajinasi siswa. Keunikan perpustakaan seko...

Ponggoh: Jejak Mistis Dan Kearifan Lokal Gorontalo dari Naskah Kuno

Oleh Yusron Humonggio, (pegiat literasi)  LINK  "PEMBAHASAN  VIA  AUDIO) Satu Hari di Ruang Referensi Pagi itu, langkah saya membawa ke ruang referensi Gedung 4 Lantai Perpustakaan Universitas Negeri Gorontalo . Seperti biasa, aroma buku tua dan keheningan ruang referensi menjadi pemantik rasa penasaran saya. Di salah satu rak koleksi lama yang jarang disentuh, dijaga oleh pustakawan senior Bapak Haji Hermanto Yusuf saya menemukan sebuah buku dengan sampul kebiruan dan huruf-huruf berbahasa Belanda yang sudah mulai pudar dimakan usia.  Judulnya menarik perhatian saya: “De Beteekenis van Eenen Holontaloschen Ponggoh” karya J.G.F. Riedel , diterbitkan tahun 1869 dalam jurnal Tijdschrift voor Indische taal-, land- en volkenkunde , Volume XVII. Buku tua ini menjadi jendela awal saya memahami kembali satu istilah lokal yang sangat kaya nilai budaya: Ponggoh . Apa Itu Ponggoh? Dalam catatan Riedel, Ponggoh merujuk pada manifestasi roh jahat atau makhluk ga...

RPJMN 2025-2029: Alarm Darurat Literasi Telah Berbunyi di Gerbang Sekolah Anda!

Kepada para Komandan Lapangan Pendidikan: Kepala Sekolah, Guru, Pustakawan, dan Pegiat Literasi di seluruh Indonesia.     Lupakan sejenak tumpukan administrasi, target kurikulum yang padat, dan segala rutinitas harian yang membelenggu. Mari kita bicara tentang sesuatu yang jauh lebih fundamental. Mari kita bicara tentang masa depan bangsa yang sesungguhnya sedang dipertaruhkan di ruang-ruang kelas 1, 2, dan 3 di sekolah kita. Pemerintah, melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, telah mengirimkan sinyal paling keras: era "mengajar membaca" sebagai rutinitas biasa SUDAH BERAKHIR . Dimasukkannya "Peningkatan Kecakapan Literasi Kelas Awal" sebagai prioritas nasional bukanlah sekadar pembaruan dokumen. Ini adalah sebuah titah. Sebuah deklarasi bahwa kita berada dalam kondisi darurat yang membutuhkan aksi revolusioner, bukan sekadar perbaikan prosedural. Selama ini, kita mungkin terlalu nyaman dalam mitos-mitos yang melenakan: ·   ...