Dalam konteks Lomba Perpustakaan SMA/SMK/MA Tahun 2024, peran "Pemrakarsa Program Literasi Baca-Tulis" memegang peranan sentral sebagai upaya meningkatkan ketrampilan menulis dan membaca di lingkungan sekolah. Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyediaan bahan bacaan, melainkan juga menjadi pusat pengembangan kemampuan menulis untuk berbagai keperluan, mulai dari akademik, hingga populer dan promosi.
Sebagai pemrakarsa program
literasi baca-tulis, perpustakaan diharapkan mampu menciptakan beragam kegiatan
dan program yang dapat meningkatkan kemampuan literasi bagi peserta didik,
tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan. Melalui kegiatan seperti diskusi
kelompok siswa, penulisan reflektif, debat, dan membaca kritis, diharapkan
setiap individu dapat mengembangkan kemampuan membaca dan menulis dengan baik.
Tidak hanya itu, perpustakaan juga
diharapkan menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh komunitas sekolah
dalam mengembangkan kemampuan literasi baca-tulis. Dengan menyediakan koleksi
bahan bacaan yang relevan, mengadakan workshop penulisan, serta mendorong
publikasi karya tulis dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan, perpustakaan
dapat menjadi pusat pengembangan literasi yang dinamis dan progresif.
Dengan pemahaman akan perannya
sebagai "Pemrakarsa Program Literasi Baca-Tulis" dalam Lomba
Perpustakaan, perpustakaan diharapkan terus berinovasi dan berkolaborasi dalam
menciptakan lingkungan belajar yang memfasilitasi pengembangan kemampuan literasi
bagi seluruh komunitas sekolah. Melalui upaya bersama dalam meningkatkan
literasi baca-tulis, diharapkan setiap individu dapat menjadi pembaca dan
penulis yang kritis, kreatif, dan produktif.
Indikator yang dinilai dalam
konteks ini meliputi:
1)
Program Kerja Bimbingan Membaca Kritis:
Perpustakaan mengembangkan dan melaksanakan program bimbingan membaca kritis
yang mencakup diskusi kelompok siswa, penulisan reflektif, debat, dan kegiatan
membaca kritis lainnya.
2)
Program Bimbingan Teknis Menulis: Perpustakaan
menyelenggarakan program bimbingan teknis menulis yang bertujuan untuk
meningkatkan keterampilan menulis siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
3)
Ketersediaan Koleksi yang Relevan tentang
Kepenulisan dan Penelitian: Perpustakaan menyediakan koleksi buku dan sumber
daya yang relevan tentang teknik kepenulisan dan metode penelitian, memberikan
akses yang diperlukan untuk pengembangan kemampuan menulis dan penelitian.
4)
Ketersediaan Koleksi Karya Tulis Warga Sekolah
yang Diterbitkan Tahun 2022-2023, Perpustakaan mengumpulkan dan memamerkan karya
tulis yang dihasilkan oleh warga sekolah, memberikan pengakuan terhadap
pencapaian dalam menulis, dan mendorong berbagi pengetahuan dan pengalaman
melalui tulisan.
Dalam lomba perpustakaan, peran "Pemrakarsa Program
Literasi Baca-Tulis" penting dalam meningkatkan kemampuan membaca dan
menulis di sekolah. Perpustakaan efektif adalah yang mengembangkan program
bimbingan membaca kritis dan teknis menulis, menyediakan koleksi yang relevan,
dan mempromosikan karya tulis dari seluruh komunitas sekolah. Dengan demikian,
perpustakaan bukan hanya tempat penyimpanan buku, tetapi juga wadah untuk
memupuk minat membaca, meningkatkan kemampuan menulis, dan mendukung visi
pendidikan yang holistik.
