Telaga, 11 Februari 2025 – PD-IPI Provinsi Gorontalo mengadakan workshop bertajuk "Membangun dan Mengelola Perpustakaan Sekolah Berbasis Teknologi" di ruang laboratorium komputer SMA Negeri 1 Telaga, Kabupaten Gorontalo, pada Senin dan Selasa, 10-11 Februari 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh pengelola perpustakaan sekolah dan kelompok siswa yang tergabung dalam komunitas Sahabat Pustaka Jaya Inspiratif.
Workshop ini
bertujuan untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat literasi yang inovatif,
adaptif, dan kolaboratif, serta mendukung budaya baca dan pembelajaran
sepanjang hayat bagi seluruh warga sekolah. Lebih spesifik, workshop ini fokus
pada pengembangan layanan self-service di perpustakaan, serta
dokumentasi dan publikasi karya siswa dan guru dalam bentuk digital.
Feri Hulukati, SE, Ketua PD-IPI
Provinsi Gorontalo, memberikan materi tentang transformasi perpustakaan menuju
era digital. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya peran
perpustakaan yang lebih interaktif dan berbasis teknologi dalam mendukung
pembelajaran di sekolah. "Perpustakaan yang mengintegrasikan teknologi
akan lebih memudahkan akses informasi, memperkaya pengalaman belajar, serta
mendorong kreativitas dan inovasi di kalangan siswa dan guru," ungkap Feri
Hulukati.
Sementara itu, Yusron
Humonggio, seorang pustakawan dan ahli IT, mengisi sesi kedua dengan materi
otomasi perpustakaan menggunakan sistem SLIMS, serta pentingnya digitalisasi
dan pengenalan coding untuk siswa. "Melalui sistem otomasi, pengelola
perpustakaan dapat lebih mudah dalam mengelola koleksi dan layanan, sedangkan
siswa dapat lebih aktif berpartisipasi dalam membuat aplikasi sederhana untuk
mendukung kegiatan perpustakaan," jelas Yusron.
Workshop ini dibuka oleh Bapak Abdul Wahab I. Pahrun, S.Pd, selaku
Kepala Sekolah SMAN 1 Telaga, membuka workshop dan berharap workshop ini dapat
menghasilkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang tetap didampingi oleh pemateri,
dengan implementasi yang berdampak signifikan dalam upaya peningkatan budaya
baca bagi warga sekolah. "Saya berharap hasil dari workshop ini dapat
diimplementasikan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata dalam
mengembangkan budaya baca di sekolah," ujar Abdul Wahab.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari peserta, yang berharap dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menjadikan perpustakaan sekolah mereka lebih modern dan interaktif. Kepala SMA Negeri 1 Telaga, yang membuka acara, juga memberikan apresiasi atas kegiatan ini dan berharap dapat memperkuat keberadaan perpustakaan sekolah sebagai pusat literasi yang mendukung kegiatan pembelajaran di sekolah.
