Oleh: Yusron Humonggio, Pustakawan
Di tengah derasnya arus digitalisasi, perpustakaan perlu menyesuaikan diri agar tetap eksis dan relevan di mata masyarakat. Salah satu langkah sederhana namun berdampak besar yang bisa kita ambil adalah dengan "membuat landing page" sebagai media promosi perpustakaan.
Landing page adalah halaman web sederhana yang berfungsi sebagai “wajah digital” sebuah layanan atau institusi. Dengan landing page, perpustakaan dapat memperkenalkan profil, menampilkan layanan, berbagi dokumentasi kegiatan, dan memudahkan masyarakat mengakses informasi secara daring.
Mengapa ini penting?
✅ Mudah dan murah dibuat, bahkan tanpa keahlian teknis tinggi.
✅ Bisa menggunakan platform gratis seperti Google Sites, Carrd, Notion, atau Canva Web.
✅ Meningkatkan visibilitas perpustakaan, apalagi jika dikaitkan dengan media sosial.
✅ Menumbuhkan budaya kerja digital di kalangan pustakawan.
Bayangkan jika seluruh perpustakaan di daerah kita memiliki landing page—tentu promosi dan kolaborasi akan semakin mudah dilakukan, baik antar perpustakaan maupun dengan masyarakat.
Melalui tulisan ini, saya ingin mengajak teman-teman pustakawan untuk mulai mendiskusikan gagasan ini. Apakah perpustakaan tempat kita bertugas sudah memiliki landing page? Jika belum, mungkin inilah saatnya kita mulai bersama-sama.
Bagaimana menurut rekan-rekan semua?
Apakah ide ini bisa kita dorong menjadi gerakan bersama ?
