Dalam upaya meningkatkan kompetensi pustakawan, sering kali digunakan dua metode pelatihan yaitu workshop dan bimbingan teknis (bimtek). Meskipun keduanya kerap digunakan secara bergantian, pemahaman yang jelas mengenai perbedaan keduanya sangat penting agar pelaksanaan kegiatan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Workshop: Pendekatan Partisipatif untuk Pemecahan Masalah Workshop merupakan kegiatan yang bersifat partisipatif dan interaktif, dengan tujuan utama menggali ide, berdiskusi, serta menemukan solusi bersama terhadap permasalahan yang dihadapi. Melalui diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi, peserta aktif berkontribusi dalam proses pembelajaran. Hal yang sangat krusial dalam workshop adalah adanya rekomendasi atau rencana tindak lanjut yang jelas. Rekomendasi tersebut berfungsi sebagai pedoman untuk mengimplementasikan hasil diskusi agar dapat menjawab persoalan perpustakaan secara konsisten dan berkelanjutan. Bimbingan Teknis (Bimtek): Fokus pada Penguasaan Keterampi...