"Dulu kita belajar cara mencari informasi. Hari ini, tantangan yang lebih besar adalah mengetahui informasi mana yang layak dipercaya." Selama lebih dari dua dekade, literasi informasi identik dengan kemampuan mencari informasi. Mahasiswa diajarkan menggunakan kata kunci yang tepat, memanfaatkan mesin pencari, membedakan sumber primer dan sekunder, serta mengevaluasi kredibilitas informasi. Semua itu tetap penting. Namun, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah lanskap informasi secara fundamental. Kini, banyak orang tidak lagi membuka mesin pencari untuk menemukan jawaban. Mereka cukup mengetik satu pertanyaan kepada chatbot berbasis AI, lalu dalam hitungan detik memperoleh jawaban yang tampak lengkap, runtut, bahkan disertai penjelasan. Pergeseran ini bukan sekadar perubahan teknologi, melainkan perubahan cara manusia memperoleh pengetahuan. Di sinilah literasi informasi memasuki babak baru. Dari Mencari Informasi Menjadi Berdialog de...