AUDIO DISKUSINYA SIMAK DISINI Istilah BANI (Brittle, Anxious, Non-linear, Incomprehensible) pertama kali diperkenalkan oleh Jamais Cascio , seorang futuris global, sebagai pengembangan dari konsep VUCA (Volatile, Uncertain, Complex, Ambiguous). Jika VUCA menggambarkan dunia yang tidak stabil, maka BANI menggambarkan dunia yang sudah melewati titik ketidakstabilan dan memasuki fase rapuh, emosional, dan sulit dipahami secara rasional. Era BANI muncul sebagai dampak dari: percepatan teknologi digital dan kecerdasan buatan, krisis global (pandemi, geopolitik, iklim), disrupsi ekonomi dan perubahan sosial yang sangat cepat, serta meningkatnya ketimpangan akses informasi. Dalam konteks ini, perpustakaan daerah tidak lagi berada di pinggir perubahan , melainkan berada di titik krusial sebagai institusi yang menjaga daya tahan sosial (social resilience). 1. Brittle (Rapuh): Ketahanan Sistem yang Semu Secara global, banyak institusi publik terlihat kokoh secara struktu...