Langsung ke konten utama

PERINGATI 100 HARI KERJA PD-IPI PROVINSI GORONTALO: SERAHKAN BANTUAN HOSTING+SLIMS

 

Gorontalo, 25 Maret 2024 - Dalam rangka memperingati 100 hari kerja PD-IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Provinsi Gorontalo, Serahkan bantuan  "Portal Digital Perpustakaan" digelar di Perpustakaan Ahmad Dahlan MIM Unggulan Kota Gorontalo. Acara ini menjadi momentum penting untuk merayakan pencapaian program 100 hari pertama PD-IPI dalam mengembangkan sektor perpustakaan di wilayah ini.

Ketua PD-IPI Provinsi Gorontalo, Bapak Feri Hulukati, SE, menyampaikan bahwa acara ini sebagai bentuk komitmen PD-IPI dalam mendukung kemajuan perpustakaan, Bapak Feri Hulukati, SE, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Perpustakaan Ahmad Dahlan , yang diterima  oleh kepala MIM (Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah) Unggulan Gorontalo Ibu Yusnawati Abdullah, M.Pd.

Bantuan yang diserahkan tersebut berupa sebuah portal digital perpustakaan yang terintegrasi dengan teknologi terkini. Portal ini dirancang untuk memberikan akses yang lebih mudah dan efisien dalam mengelola sumber daya informasi di perpustakaan. Komponen utama dari bantuan tersebut termasuk: (1) Hosting dan Instalasi SLIMS (Senayan Library Management System): Sebuah sistem manajemen perpustakaan terkemuka yang akan membantu dalam pengelolaan koleksi, peminjaman, dan administrasi perpustakaan secara efisien. (2) Buku Digital Bermutu: Koleksi buku digital yang berkualitas dan berjenjang, yang akan memperkaya sumber daya bacaan bagi pengunjung perpustakaan. (3) Koleksi Karya Rekam: Sejumlah karya rekam yang akan menjadi tambahan berharga dalam koleksi multimedia perpustakaan, mendukung beragam kegiatan pembelajaran dan penelitian.

Selain itu, bantuan ini juga dilengkapi dengan URL yang terkemas dalam Biolink Pro, memudahkan akses ke portal digital perpustakaan. Untuk memastikan kemudahan akses, bantuan tersebut diserahkan dalam bentuk “Plakat Holder QR” yang dapat langsung diakses oleh pengunjung perpustakaan.  lihat DISINI

Ibu Yusnawati Abdullah, M.Pd., dengan tulus menyambut bantuan tersebut dan mengungkapkan rasa terima kasih serta apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh PD-IPI Provinsi Gorontalo. Ia juga menyatakan komitmen untuk memastikan bahwa bantuan ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin demi kemajuan dan peningkatan layanan perpustakaan MIM Kota Gorontalo. Bantuan yang sama akan di berikan pada 6 Perpustakaan lainnya di 6 Kabupaten di Provinsi Gorontalo.

Acara peringatan 100 hari kerja PD-IPI Provinsi Gorontalo ini tidak hanya menjadi momen untuk merayakan pencapaian, tetapi juga sebagai langkah awal dalam upaya bersama untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan perpustakaan bagi seluruh masyarakat Gorontalo. Terima kasih..



Postingan populer dari blog ini

INOVASI & KEUNIKAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH. Oleh Yusron Humonggio, M.Pd

link terkait Inovasi, kreativitas & keunikan Perpustakaan Sekolah  merupakan kewajiban sebagaimana  tertuang dalam komponen 7 Instrumen Areditasi Perpustakaan.  Perpustakaan sekolah, sebagai jantung pendidikan, harus menjadi panggung kreativitas dan pengetahuan bagi siswa. Untuk menjadikan perpustakaan tidak hanya tempat penyimpanan buku, tetapi juga pusat kegiatan yang dinamis, inovasi dan keunikan menjadi elemen krusial. Mereka tidak hanya memberikan warna pada ruang fisik perpustakaan, tetapi juga memupuk semangat pembelajaran dan eksplorasi bagi setiap penggunanya.  Inovasi dalam perpustakaan sekolah membuka pintu menuju dunia baru pembelajaran. Dengan penerapan teknologi terkini, seperti sistem manajemen perpustakaan online dan sumber daya digital, siswa dapat mengakses pengetahuan dengan lebih efisien. Ini juga memungkinkan perpustakaan untuk menjadi tempat di mana ide-ide baru berkembang, memicu keingintahuan dan imajinasi siswa. Keunikan perpustakaan seko...

Ponggoh: Jejak Mistis Dan Kearifan Lokal Gorontalo dari Naskah Kuno

Oleh Yusron Humonggio, (pegiat literasi)  LINK  "PEMBAHASAN  VIA  AUDIO) Satu Hari di Ruang Referensi Pagi itu, langkah saya membawa ke ruang referensi Gedung 4 Lantai Perpustakaan Universitas Negeri Gorontalo . Seperti biasa, aroma buku tua dan keheningan ruang referensi menjadi pemantik rasa penasaran saya. Di salah satu rak koleksi lama yang jarang disentuh, dijaga oleh pustakawan senior Bapak Haji Hermanto Yusuf saya menemukan sebuah buku dengan sampul kebiruan dan huruf-huruf berbahasa Belanda yang sudah mulai pudar dimakan usia.  Judulnya menarik perhatian saya: “De Beteekenis van Eenen Holontaloschen Ponggoh” karya J.G.F. Riedel , diterbitkan tahun 1869 dalam jurnal Tijdschrift voor Indische taal-, land- en volkenkunde , Volume XVII. Buku tua ini menjadi jendela awal saya memahami kembali satu istilah lokal yang sangat kaya nilai budaya: Ponggoh . Apa Itu Ponggoh? Dalam catatan Riedel, Ponggoh merujuk pada manifestasi roh jahat atau makhluk ga...

RPJMN 2025-2029: Alarm Darurat Literasi Telah Berbunyi di Gerbang Sekolah Anda!

Kepada para Komandan Lapangan Pendidikan: Kepala Sekolah, Guru, Pustakawan, dan Pegiat Literasi di seluruh Indonesia.     Lupakan sejenak tumpukan administrasi, target kurikulum yang padat, dan segala rutinitas harian yang membelenggu. Mari kita bicara tentang sesuatu yang jauh lebih fundamental. Mari kita bicara tentang masa depan bangsa yang sesungguhnya sedang dipertaruhkan di ruang-ruang kelas 1, 2, dan 3 di sekolah kita. Pemerintah, melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, telah mengirimkan sinyal paling keras: era "mengajar membaca" sebagai rutinitas biasa SUDAH BERAKHIR . Dimasukkannya "Peningkatan Kecakapan Literasi Kelas Awal" sebagai prioritas nasional bukanlah sekadar pembaruan dokumen. Ini adalah sebuah titah. Sebuah deklarasi bahwa kita berada dalam kondisi darurat yang membutuhkan aksi revolusioner, bukan sekadar perbaikan prosedural. Selama ini, kita mungkin terlalu nyaman dalam mitos-mitos yang melenakan: ·   ...